Minggu, 01 April 2018

Model Arsitektur Pohon: Manakah yang paling mudah dan paling sulit?


Dzaky Yustadhia Muhammad
(15/382851/KT/08053)


Model Arsitektur Pohon
Arsitektur Pohon berasal dari kata arsitek yang artinya bentuk, sehingga istilah dari Arsitektur Pohon dapat diartikan sebagai cabang dari ilmu botani yang mempelajari tentang bentuk-bentuk pohon dari segala tingkat pertumbuhannya. Paling mudah untuk mempelajari tentang bentuk model Arsitektur pohon adalah pada saat pohon itu masih muda (tingkat sapih atau tingkat tiang). Pada tingkat pertumbuhan dewasa keadaan pohon sudah begitu sangat komplek sehingga tidaklah mudah untuk mencari keadaan pohon sudah begitu sangat kompleks sehingga tidaklah mudah untuk mencari kriteria-kriteria unsur arsitektur yang sesungguhnya, sehingga akan menyulitkan dalam menentukan bentuk dalam model arsitekturnya.
Arsitektur Pohon juga sangat diperlukaan di dalam mempelajari hutan kota karena dalam arsitektur pohon dapat dikatakan nilai-nilai estetika dari unsur-unsur yang ada atau dari gabungan unsur-unsur arsitektur yang dimiliki.
Dalam arsitektur pohon didalamnya terdapat bentuk-bentuk model arsitektur pohon yang berbeda-beda bentuk dan ciri nya. Diantaranya ada model arsitektur pohon yang mudah dikenali hingga susah untuk dikenali ciri nya.

Model Corner
Model arsitektur pohon yang mudah dikenali salah satunya adalah model Corner. Model ini sangat sederhana, mirip dengan model Hottum yang memiliki batang pokok (axis vegetative) hanya satu, bedanya dengan model Hottum adalah bunga-bunga axillaris atau di ketiak (lateral sexuality), pada model ini pertumbuhan axis tidak terbtas (unlimited). Beberapa contoh pohon yang termasuk model ini antara lain:
  1. Pepaya (Carica papaya)
  2. Kelapa (Cocos nucifera)
  3. Sawit (Elaeis guineensis)
  4. Aren  (Arenga pinnata)


Gambar 1. Model Holttum dan Model Corner
(Sumber: http://nilamdevi.blogspot.co.id)


Gambar 2. Pinang (Areca catechu)

Model Rauh
Model arsitektur pohon yang sulit untuk dikenali adalah model Raux, karena model ini mirip dengan Moel Scarrone sehingga dibutuhkan ketelitian yang lebih dalam mengidentifikasi bentuk model arsitektur pohonnya. Pada model Rauh memiliki batang monopodial, berirama ( Rithmic), bunga-bunga lateralis pada cabang. Contoh dari model Rauh ada pada beberapa pohon seperti:
  1. Glodokan pecut (Ployalthia longifolia)
  2. Macaranga sp.
  3. Sukun (Artocarpus communis)
  4. Tusam (Pinus spp)


Gambar 3. Model Rauh

Gambar 4. Tusam (Pinus merkusii)

Sumber:
Hasanuddin. 2013. MODEL ARSITEKTUR POHON HUTAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI PENUNJANG  PRAKTIKUM MORFOLOGI TUMBUHAN. Jurnal EduBio Tropika, Volume 1, Nomor 1, Oktober 2013, hlm. 1-60